Pentingnya Kolaborasi

Kemarin (29/12), hadir di tengah-tengah warga RW 13 Kelurahan Warakas, Jakarta Utara merupakan kebahagiaan tersendiri. Saya bisa langsung mendengarkan permasalahan-permasalahan riil yang dihadapi warga lapis paling bawah. Banyak sekali ‘belanja masalah’ yang saya borong dari acara diskusi akhir tahun ala warga ini. Tak penting saya ceritakan satu-persatu hasil ‘belanja’ saya, tetapi yang jauh lebih penting adalah tindak lanjut penanganan terhadap masalah-masalah tersebut.

Acara diselenggarakan oleh relawan RELASI yang didukung oleh Baznas (Bazis). Dalam diskusi ini saya juga menekankan pentingnya kolaborasi. Warga musti terlibat dalam mengidentifikask masalah dan menyelesaikannya. Kolaborasi adalah kata lain dari gotong-royong. Warga saya ajak kembali untuk membudayakan gotong-royong dalam membangun dan memajukan lingkungan.

Pun kepada pemuda dan pemudi warga juga saya berpesan untuk melakukan aksi nyata dari pasa banyak kata-kata. Saya mengajak anak-anak muda, terutama di Karang Taruna, aktif membuat kegiatan. Sekarang ini ada skema bantuan kegiatan kepemudaan dari Pemprov DKI jakarta melalui Dinas Pemuda dan Olahraga. pengajuan proposal dapat diunggah melalui @jktmuda_id secara online. Pemprov DKI Jakarta memfasilitasi kegiatan-kegiatan kepemudaan yang positif di lingkungannya masing-masing. Serta mendorong pemuda-pemudi untuk dapat kreatif, mandiri, kompetitif dan peduli pada lingkungan dan masyarakat. Oh iya, diweb jktmuda.id ini juga menampilkan beragam informasi terkait kepemudaan lho.

Saya teringat pesan Gubernur DKI Jakarta @aniesbaswedan bahwa PR kita bersama adalah mewujudkan Keadilan Sosial bagi seluruh warga Ibu Kota. Upaya Pemprov DKI @dkijakarta dalam mewujudkan keadilan sosial tersebut takkan terwujud tanpa kolaborasi masyarakat tanpa kecuali.#Jakarta#DKIJakarta#Kolaborasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like